Social Icons

Pages

Minggu, 05 Februari 2017

Ini Upaya Korsel Cegah Tragedi Note 7 Terulang Kembali

 Agen-Poker-Domino-Ceme-dan-Capsa-Susun-Nomor-Satu-di-Indonesia-SALAMPOKER.COM


Imbas kasus meledaknya Galaxy Note 7 membuat pemerintah Korea Selatan memperketat aturan mengenai aturan mengenai keamanan baterai lithium ion.mereka pun akan menggiatkan inspeksi agar insiden tidak terjadi kembali.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Departemen Perdagangan,Industri dan Energi Korsel,disebutkan bahwa produsen baterai lithium ion akan lebih diawasi dan diperiksa secara rutin.perangkat yang menggunakan baterai lithium ion pun akan dites keamanannya secara reguler.


Pemerintah Korea Selatan pun menyatakan akan memantau upaya Samsung untuk meningkatkan keamanan baterai di perangkatnya,seperti pengujian x-ray dan standar ketat selama proses desain.
Samsung menyatakan investigasinya mlibatkan 700 staff yang menguji 200 ribu ponsel serta 30 ribu baterai tambahan.investigasi itu dikukuhkan oleh tiga perusahaan eksternal yang dilibatkan yakni UL,Ecponent dan TUV Rheinland.


Jadi,permasalahan terjadi pada baterai tahap pertama besutan Samsung SDI yang memiliki cacat desain di sudut kanan atas yang membuat elektroda baterai rentan tertekuk atau bermasalah.itu beresiko membuat pembatas antara elektroda positif dan negatif rusak dan menimbulkan korsleting.
Seperti diketahui,Samsung kemudian melakukan recall dan mengganti baterainya.namun malangnya,baterai pengganti dari pemasok terpisah ternyata mengalami hubungan pendek dan terbakar.


Masalah beruntun itu membuat Samsung akhirnya melakukan keputusan dratis.yakni menghentikan sepenuhnya produksi serta penjualan Note 7 menjelang akhir tahun 2016 lalu.
Samsung menyatakan desain Note 7 sendiri aman dan tidak menyebabkan masalah di kedua baterai dari pemasok berbeda itu.isu yang terjadi baterai pengganti adalah karena pemasok mencoba terlalu cepat meningkatkan produksi baterai.  
Kami yakin bahwa jika tidak ada isu manufaktur di baterai B tersebut,Note 7 masih bisa di jual ke pasar,sebut Tim Baxter,Bos Samsung Electronics America.
                                                                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates