Pemerintah Jepang telah meluncurkan kampanye Premium Friday atau Jumat Premium, mendorong perusahaan-perusahaan untuk membiarkan para pekerja pulang beberapa jam lebih awal pada Jumat terakhir setiap bulan. langkah tersebut dilakukan agar mereka bisa mengeluarkan uang untuk belanja dan bersantai guna membantu mendongkrak ekonomi.
Sebagai insentif tambahan, ia mengatakan Sunny Side Up akan memberikan para pegawai uang tunai 3.200 yen atau sekitar Rp 380.000 jika mereka pulang sekitar jam 15.00, dengan tujuan meningkatkan produktivitas.
Selain ingin meringankan beban pribadi pekerja, pemerintah juga memikirkan sisi ekonomi.
Ketika jumlah tenaga kerja menciut seiring berkurangnya populasi, pemerintah ingin perusahaan-perusahaan mengurangi jam kerja untuk mendorong lebih banyak perempuan bekerja dan para ayah lebih terlibat dalam mengurus anak. peningkatan waktu luang juga berarti lebih banyak waktu untuk berhubungan seks untuk mendongkrak tingkat kelahiran.
Beberapa perusahaan telah memberlakukan inisiatif itu.
Dengan mengambil ide dari film Rocky, para pegawai kantor pusat Mitsui Home Co akan mendengar lagu "Gonna Fly Now" dari pengeras suara kantor setiap hari pukul 18.00 sebagai tanda bahwa mereka boleh pulang.
Saint-Works Corporation, yang bergerak dalam pengembangan sistem teknologi informasi untuk industri perawatan manula, menyediakan satu hari tanpa lembur setiap bulan. para pelanggarnya harus memakai jubah ungu yang dihiasi bintang emas.
Yang lainnya, seperti pemerintah kota Tokyo, mematikan semua lampu pada pukul 20.00 agar semua orang pulang. perusahaan penyewaan Orix Corp berencana memberikan sampai 50.000 yen untuk para pegawai yang mengambil sedikitnya lima hari cuti berturut-turut.
Meski demikian, contoh-contoh tersebut sejauh ini masih merupakan pengecualian di dalam budaya di mana para pekerja dinilai berdasarkan waktu kehadiran di kantor, dan merasakan tekanan untuk tidak pulang sebelum atasan masih ada.
SMBC Nikko Securities memperkirakan baru 6,5 persen pegawai Jepang yang berpartisipasi dalam Premium Friday.
Buku putih pemerintah Jepang yang dirilis Oktober menunjukkan, bahwa hampir seperempat perusahaan memiliki pegawai yang bekerja lebih dari 80 jam lembur dalam sebulan, ambang batas risiko "karoshi" atau kematian akibat terlalu banyak bekerja.
Untuk mengatasi celah dalam undang-undang tenaga kerja, pemerintah Jepang minggu lalu menyerahkan proposal kepada komite reformasi kerja untuk membatasi jam lembur sampai 720 jam per tahun, atau rata-rata 60 jam per bulan.
========================================================================
Apakah anda sudah memiliki user ID untuk bermain Poker ? Jika belum segera hubungi
Customer Service Online kami di WWW.SALAMPOKER.COM dan Customer Service 24 jam kami
akan melayani anda dengan ramah mengenai proses registrasi dan deposit.
SALAMPOKER.COM merupakan solusi judi poker online terbaik dalam permainan poker.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar