Pengamat hubungan internasional,Arry Bainus menyayangkan pejabat militer Australia yang datang ke Jakarta hanya seorang Kepala Staf Angkatan Darat,Angus Campbell.
Ia menekankan,seharusnya Perdana Menteri Malcolm Turnbull,Menteri Pertahanan Marise Payne,serta Penglima Angkatan Bersenjata Australia Mark Dona;d Binskin,turut datang dan meminta maaf langsung ke seluruh rakyat Indonesia.
Kedatangan Campbell ke Jakarta pada Rabu 8 Februari besok ini akan membahas temuan investigasi oleh Departemen Pertahanan Australia soal pelecehan terhadap lambang negara Garuda Pancasila dalam materi pelatihan yang menyebabkan pembekuan kerja sama pertahanan kedua negara.
Selain itu,ia mengungkapkan,perilaku kurang bisa dikendalikan prajurit Australia yang mengubah Pancasila menjadi Pancagila,lantaran negeri itu menganut sistem demokrasi liberal.Arry pun menyebut dua kemungkinan mengapa terjadi insiden ini.
Pertama,karena Australia menganut demokrasi liberal.Kedua,ada unsur kesengajaan yang tujuannya menyentil Indonesia.inilah yang harus diinvestigasi sampai tuntas,ungkap Arry.bukan kali ini saja Australia menyenggol Indonesia.
Berdasarkan data yang dikelola,sejumlah rekam jejak dicata,antara lain,yaitu pembebasan Irian Barat (sekarang Papua),konfrontasi Malaysia,intregrasi dan kemerdekaan Timor Timur (sekarang Timor Leste),pencari suaka Papua,insiden Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan penyadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
========================================================================
Apakah anda sudah memiliki user ID untuk bermain Poker ? Jika belum segera hubungi
Customer Service Online kami di WWW.SALAMPOKER.COM dan Customer Service 24 jam kami
akan melayani anda dengan ramah mengenai proses registrasi dan deposit.
SALAMPOKER.COM merupakan solusi judi poker online terbaik dalam permainan poker.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar