Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Teten Masduki mengatakan,berita hoax bukanlah bentuk demokrasi,melainkan hal yang dapat merusak demokrasi itu sendiri.
Menurut Teten,Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengalami fenomena ini,praktik hoax ini sudah menjadi masalah global.
Oleh sebab itu,pemerintah sedang berusaha mengatur alur informasi di media sosial agar tidak ada informasi palsu dan fitnah,yang dapat menimbulkan ketegangan di masyarakat.
Dia mengatakan,ada beberapa langkah yang akan dilakukan pemerintah indonesia untuk memerangi berita palsu tersebut.pertama kerjasama dengan perusahaan paltform seperti Google,Facebook,Twitter atay Youtube untuk menghentikan iklan untuk portal-portal yang menebar fitnah.
Mereka juga harus mau menarik informasi fitnah yang disebarkan oleh akun ynag menyebar informasi bohong,jika tidak dilakukan pemerintah akan mendenda mereka,tentunya dengan denda yang cukup besar,tutur Teten.
Selain itu,literasi kepada anak-anak muda tentang bagaimana menggunakan media sosial yang baik perlu ditingkatkan.
Dia mengatakan,pengaturan informasi di media sosial itu jangan diartikan sebagai kemunduran demokrasi.sebaliknya hal ini adalah upaya pemerintah untuk menjaga demokrasi di Indonesia tetap berkualitas.
Saat ini ujaran kebencian diartikan sebagai kebebasan yang dilindungi oleh undang-undang,padahal itu adalah ujaran yang kebablasan dan dapat merusak demokrasi,kata Teten.
========================================================================
Apakah anda sudah memiliki user ID untuk bermain Poker ? Jika belum segera hubungi
Customer Service Online kami di WWW.SALAMPOKER.COM dan Customer Service 24 jam kami
akan melayani anda dengan ramah mengenai proses registrasi dan deposit.
SALAMPOKER.COM merupakan solusi judi poker online terbaik dalam permainan poker.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar