Saat Korea Utara meluncurkan nuklir balistiknya pada pekan lalu,Presiden Donald Trump tengah menjamu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di lapangan golf pribadinya di resor Maralago.
Tak lama kemudian, kedua pemimpin yang tengah makan malam itu membahas aksi Korea Utara.
Permasalahannya bukan pada pembahasan aksi Korea Utara, tetapi pada cara Presiden Trump merespons potensi konflik tersebut.
Dimeja makan country club milik Trump,ia dan PM Abe dikelilingi banyak orang terdiri dari ajudan dan staf ahli, kedua pemimpin negara itu membahas uji coba nuklir Korea Utara.
Yang membuat analis keamanan terkejut, kegiatan Trump dan Abe bisa disaksikan tamu country club mewah itu. foto-foto Trump dan Abe yang tengah membahas krisis Korut pun segera beredar di media sosial.
Salah satu pengunjung yang melihat momen itu adalah Richard Deagazio. Mantan pejabat bank dan investor itu tengah makan malam di country club dan posisinya berjarak hanya enam meja dari Trump. ia memotret Trump dan Abe kemudian mempostingnya di Facebook.
Yang membuat kekhawatiran para analis keamanan setelah postingan Deagazio yang kemudian diatur pribadi setelah sebelumnya bisa diakses publik adalah keberadaan ponsel di briefing sejatinya sensitif.
CNN mengatakan, meja tempat kedua pemimpin negara itu hanya diterangi oleh lilin dan cahaya bulan. jadi, ajudan Abe menggunakan senter dari kamera mereka untuk membantu Trump dan Abe membaca dokumen-dokumen.
Reporter Washington Post,Philip Bumb mengatakan, langkah menggunakan senter ponsel begitu bermasalah, karena perangkat itu bisa jadi jebakan.
Sebuah senter ponsel menghadap dokumen resmi bisa memiliki konsekuensi bencana jika perangkat telah diretas.
Deagazio kepada The Washington Post mengatakan Trump dan Abe meninggalkan teras terbuka dan menghabiskan 10 menit berbicara secara pribadi, sebelum mereka melakukan konferensi pers bersama.
Setelah itu, kata dia, mereka kembali ke acara makan malam tersebut. Trump dan Ibu Melania mendengarkan musik di teras dan berbicara dengan anggota klub lainnya.
Pada tahun 2013, The New York Times melaporkan tentang bagaimana Edward Snowden bersikeras bahwa sekelompok pengacara menasihati dia di HongKong agar menyembunyikan ponsel mereka di dalam lemari es di rumah dimana ia tinggal, untuk memblokir menguping.
Meninggalkan ponsel di dalam lemari es akan memotong sinyal radio yang dapat digunakan untuk mengirimkan data suara.
Foto Deagazio ini menunjukkan Trump sendiri menggunakan perangkat Android di meja sebuah perangkat yang dapat dengan mudah di hack oleh orang yang salah.
Laporan sebelumnya telah menyarankan telepon pribadi Mr Trump sudah tua dan tidak aman.
Awal bulan ini,ilmuwan komputer Nicholas Weaver dari University of California mengatakan kepada NPR telepon Trump tidak akan memenuhi persyaratan keamanan bahkan untuk remaja sekalipun.
Ahli keamanan siber lain mengatakan bahwa jika telepon memang tidak aman, itu bisa memberikan kesempatan besar bagi hacker untuk mendapatkan akses informasi sensitif melalui kamera, mikrofon, dan GPS dari ponsel itu.
========================================================================
Apakah anda sudah memiliki user ID untuk bermain Poker ? Jika belum segera hubungi
Customer Service Online kami di WWW.SALAMPOKER.COM dan Customer Service 24 jam kami
akan melayani anda dengan ramah mengenai proses registrasi dan deposit.
SALAMPOKER.COM merupakan solusi judi poker online terbaik dalam permainan poker.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar