Social Icons

Pages

Sabtu, 18 Februari 2017

Aksi Keji Pembantaian Orang Utan Di RI Tuai Keprihatinan Dunia

AGEN-POKER-DOMINO-CEME-CAPSA SUSUN-NOMOR-SATU-DI-INDONESIA-SALAMPOKER.COM


Insiden pembunuhan orangutan yang dagingnya dibagikan untuk dikonsumsi atau dimasak di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah ternyata tak hanya ramai jadi buah bibir di Tanah Air. Dunia juga menyoroti peristiwa tersebut.
Beberapa media asing turut mengangkat aksi keji pembantaian orangutan tersebut. Tak hanya media Asia, laman berita dari Inggris dan Amerika juga mengangkat insiden yang menuai keprihatinan itu.

Dari Asia, laman Channel News Asia menyoroti kasus tersebut melalui artikel berjudul 'Indonesian orangutan Brutally Killed and Eaten'.
Melalui tulisan 'Endangered orangutan is shot dead, hacked to pieces and E by workers after straying onto a palm oil plantation in Borneo', Daily Mail mengangkat kasus tersebut.
Media Inggris lainnya, The Independent juga tak ketinggalan menuliskan berita terkait pembantaian primata itu melalui artikel 'Endangered orangutan brutally slaughtered, hacked to pieces and then eaten by men in Indonesia'.

Sementara dari Amerika, laman New York Post, mengulas postingan foto orangutan yang dibantai tersebut. Dengan artikel yang diberi judul 'Plantation workers kill and eat endangered orangutan'.
Media salah satu negara di Afrika Barat, Ghana Star, juga turut mengangkat peristiwa pembantaian primata tersebut melalui tulisan dengan judul sama dengan Channel News Asia, 'Indonesian Orangutan Brutally Killed and Eaten'.
Primata yang dilindungi itu dibantai di lokasi perkebunan sebuah perusahaan kelapa sawit di Desa Tumbang Puroh, Kecamatan Sei Hanyo, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Adalah Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundatian (BOSF) Nyaru Menteng yang menerima laporan yang dilengkapi dengan sejumlah foto. Potret itu memperlihatkan pembantaian dan proses memasak daging orangutan tersebut.
BOSF meminta pihak aparat segera memproses dengan serius dan menuntaskan kasus itu agar tidak terulang lagi pembunuhan orangutan yang dilindungi tersebut.
Sejauh ini, Komisi IV DPR sudah mendorong Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan, Menteri LHK sudah mengutus tim untuk melakukan penyelidikan.


========================================================================


Apakah anda sudah memiliki user ID untuk bermain Poker ? Jika belum segera hubungi 
Customer Service Online kami di WWW.SALAMPOKER.COM dan Customer Service 24 jam kami 
akan melayani anda dengan ramah mengenai proses registrasi dan deposit.

SALAMPOKER.COM merupakan solusi judi poker online terbaik dalam permainan poker. 

AGEN-POKER-DOMINO-CEME-CAPSA SUSUN-NOMOR-SATU-DI-INDONESIA-SALAMPOKER.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates